Tag

, ,


Alat Osciloskop dapat mengukur  tegangan maksimum ,  frekuensi arus dan tegangan listrik bolak-balik dan dapat melihat bentuk gelombang periodik, seperti bentuk kotak, bentuk gergaji, bentuk pagar dan bentuk gelombang, seperti gambar di bawah ini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk menentukan Tegangan maksimum arus AC ( V maks ) , dengan mengukur amplitudo gelombang pada layar Ocsiloskop dan kedudukan tombol variabel Volt/cm pada posisi tertentu.

Contoh lihat layar Ocsiloskop

Jarak puncak gelombang ada 3 kotak, setiap kotak panjangnya 1 cm, jadi amplitudo gelombang jaraknya 3 cm, kedudukan Variabel volt/cm pada posisi 2, maka :

V maks = 3 cm x 2 Volt /cm = 6 Volt

Pengukuran frekuensi AC :

-          Mengukur perioda gelombang, dan kedudukan variabel Sweep time pada posisi 4 ms

-          Contoh lihat layar osciloskop diatas

Perioda gelombang diukur ada 5 kotak, kedudukan sweep time pada posisi 4 ms, maka  perioda (T) = 5 cm x 4 ms/cm = 20 ms = 20 .10-3 s, jadi f = 1/T

F = 1/20.10-3 = 1000/20 = 50 HZ.

Rangkaian R-L-C  seri

Tiga buah komponen listrik, resistor, inductor dan kapasitor disusun secara seri.

Seperti pada gambar 1, yang memperlihatkan  rangkaian seri R-L-C, Sumber tegangan V atau tegangan total menyebabkan arus mengalir melalui rangkaian itu.

Gambar  : Rangkaian R-L-C seri

Dengan penjumlahan secara Vektoris, maka besarnya Tegangan sumber atau tegangan total (V) sebagai berikut

V2 = VR2 + (VL – VC) 2

V = Tegangan sumber = tegangan total (Volt)

VR = Tegangan hambatan/resistor (Volt)

VL  = Tegangan Induktor/Kumpatan (Volt)

VC = Tegangan kapasitor (Volt)

Diagram Fasor

Diagram fasor adalah sebuah gambar anak panah yang digunakan untuk menyatakan suatau besaran bolak-balik. Tegangan bolak-balik (V) dan arus bolak-balik (I) digambarkan dengan anak panah. Panjang naka panah menyatakan nilai maksimumnya.

Ada tiga jenis Rangkaian R-L-C seri

1. Rangkaian Induktif, bila XL>XC

2. Rangkaian Kapasitif, bila XL< XC

3. Rangkaian Hambatan, bila XL=XC, Z = R, arus yang mengalir maksimum, dan terjadi peristiwa resonansi

Frekuensi resona si (f) = 1/2π√1/LC

About these ads