Tag


Dua buah atau lebih inti ringan dapat bergabung membentuk sebuah inti yang lebih berat. Dalam reaksi inti ini, massa inti baru lebih kecil dari pada massa inti-inti pembentuknya. Selisih masa muncul sebagai energi. Reaksi inti seperti ini disebut reaksi penggabungan inti atau reaksi fusi.

Energi yang Dibebaskan pada Reaksi Fusi

Untuk memahami cara menghitung energi yang dibebaskan pada suatu reaksi fusi, simaklah contoh berikut ini.

Pada reaksi fusi :

Tentukanlah besarnya energi reaksi fusi Q

m (H-2) = 2,014102 sma,   m (H-3) = 3,016049 sma

m (He)  = 4,002602 sma, m ( n)       =  1,008665 sma

Jawab :

Massa reaktan = m(H-2) + m (H-3) = (2,014102 + 3,016049) sma = 5,030151 sma

Mass produk = m (He) + m (n)        = (4,002602 + 1,008665) sma = 5,011267 sma –

Selisih massa ∆m                      = 0,018884 sma.

Energi reaksi fusi Q= ∆m x 931 MeV/sma

= (0,01884 sma) x 931 MeV/sma = 17, 58 MeV

Syarat Terjadinya Reaksi Fusi

Sebagai contoh reaksi Fusi :

Jika dua inti 2H (Deuterium) didekatkan maka gaya tolak Coulomb antara proton-proton dalam inti deuterium menghalangi penggabungan ini. Untuk mengatasi gaya tolak Coulomb maka inti deuterium harus digerakkan dengan kelajuan sangat tinggi. Kelajuan sangat tinggi memerlukan energi kinetic sangat tinggi , dan energi sangat tinggi berarti suhu yang sangat tinggi (sesuai dengan persamaan energi kinetic partikel EK = 3/2 kT)

Untuk menggabungkan dua inti  2H diperlukan suhu dalam orde 109 K (ribuan jutaan Kelvin). Tentu saja sangat sukar untuk membayangkan keadaan dengan suhu setinggi ini dapat diciptakan. Akan tetapi, keadaan suhu tinggi ini sungguh-sungguh hadir pada bagian dalam matahari dan bintang-bintang  yang menghasilkan energinya melalui reaksi-reaksi fusi. Dengan demikian reaksi fusi telah mendukung seluruh kehidupan di bumi.

Banyak ilmuwan dan insinyur berupaya mengembangkan reaksi fusi untuk pembangkitan energi listrik; mereka menghadapi tantangan dan berpacu dengan waktu untuk meniru keadaan-keadaan yang terjadi dalam mataharo pada suatu skala yang jauh lebih kecil. Karena reaksi fusi membutuhkan suhu yang sangat tinggi supaya dapat berlangsunng, reaksi fusi sering disebut Reaksi Termonuklir.

Jenis-jenis reaksi Fusi

  1. Matahari dan bintang-bintang
  2. Bom hydrogen, dan
  3. Reaktor fusi.